Daftar Nyanyian Sony Sanjaya soal Dugaan Korupsi MBG di BGN

5 hours ago 6
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya menjadi sorotan usai mengajukan diri sebagai justice collaborator untuk membongkar dugaan kasus korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di lembaga tersebut.

Pengacaranya, Krisna Murti, mengatakan langkah ini ditempuh untuk mengungkap kasus tersebut.

"Bukan menghindar dari permasalahan hukum tapi kami ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa saja yang terlibat di dalam program unggulan presiden ini," kata dia di Kejaksaan Agung, Senin (8/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Kejagung belum memutuskan apakah bakal menerima atau menolak pengajuan Sony.

Meski belum diputuskan, Sony sudah mulai 'benyanyi' soal dugaan keterlibatan sejumlah nama besar di kasus korupsi tersebut.

26 nama terlibat

Krisna mengatakan Sony sudah menyetorkan 26 nama yang terlibat kasus dugaan korupsi MBG.

Krisna menyebut deretan nama itu sudah tercatat dalam Berita Acara Pemeriksaan penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

"Sudah kita sampaikan ke penyidik, sudah ada di BAP," kata Krisna pada Rabu (10/6).

Pejabat legislatif hingga eksekutif

Krisna tak menyebut secara rinci siapa saja nama-nama yang terseret dalam kasus ini.

Dia hanya mengatakan mereka yang terlibat berasal dari lembaga di tingkat eksekutif, yudikatif, maupun legislatif.

"Pokoknya dari eksekutif, legislatif dan yudikatif. (Paling banyak) legislatif. (Total jumlah nama) 26, kemungkinan bertambah, itu baru sebagian aja," ucap Krisna.

Kantongi bukti

Krisna juga mengatakan punya semua bukti komunikasi. Bukti ini tercatat dalam ponsel Sony yang sekarang sudah disita penyidik.

Dia lalu mendorong pihak berwenang agar bukti percakapan itu dibuka ke publik.

"Jadi semua bukti-bukti itu ada di dalam, semua bukti chat itu ada di dalam HP yang saat ini disita oleh penyidik," ucap Krisna.

"Misalkan nama A berkomunikasinya dengan klien saya, si B juga, semua. Jadi semua bukti itu ada di dalam HP klien saya dan itu harus dibuka," imbuh dia.

Mendapat tekanan

Dalam prosesnya, Krisna menyebut Sony mengalami tekanan baik secara langsung ataupun dari orang-orang yang menghubunginya itu.

Ia mengklaim karena faktor itulah Sony terpaksa memberikan izin pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Walaupun misalkan mereka tidak menggunakan tekanan, tapi bisa juga terjadi penekanan. Tapi anggap tidak ada penekanan, tapi pengaruhnya itu, menggerakkan pengaruhnya," jelasnya.

"Pak Sony tahu siapa orang ini. Artinya dengan pengaruh menggerakkan aja Pak Sony tahu siapa orang ini gitu. Sudah masuk unsurnya," imbuhnya.

(isa/mik)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |