Lagi, 3 Pasukan UNIFIL Jadi Korban Serangan di Lebanon

16 hours ago 9

loading...

Tiga tentara yang tergabung dalam misi UNIFIL kembali menjadi korban serangan di Lebanon selatan. Foto/UNIFIL

BEIRUT - Tiga tentara yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terluka akibat serangan di Lebanon selatan pada hari Jumat. Ini menjadi insiden ketiga dalam seminggu, di mana duaserangan sebelumnya menyebabkan tiga tentara asal Indonesia gugur.

UNIFIL mengatakan sebuah ledakan menghantam salah satu posisinya. “Siang ini, sebuah ledakan di dalam posisi PBB...melukai tiga pasukan penjaga perdamaian, dua di antaranya luka serius. Mereka semua saat ini sedang dievakuasi ke rumah sakit. Kami belum mengetahui asal ledakan tersebut,” kata juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (4/4/2026).

Ardiel belum mengungkap kewarganegaraan tiga tentara yang jadi korban serangan terbaru di Lebanon tersebut.

Baca Juga: 3 Tentara Indonesia Gugur akibat Serangan di Lebanon, Ini Respons PBB

Seorang tentara UNIFIL asal Indonesia gugur pada hari Minggu dan dua lainnya juga gugur pada hari berikutnya di Lebanon selatan dekat perbatasan Israel, tempat pasukan PBB ditempatkan dan tempat Israel dan Hizbullah telah berperang sejak bulan lalu.

Dunia internasional mengecam keras serangan yang menyebabkan tiga tentara Indonesia gugur. Israel menolak bertanggung jawab atas insiden mematikan itu, sebuah kesimpulan prematur yang ditolak Indonesia dalam forum PBB.

Lebanon terseret ke dalam perang AS-Israel melawan Iran pada 2 Maret, ketika kelompok Hizbullah yang didukung Teheran meluncurkan roket ke Israel untuk membalas serangan AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |