loading...
Kepala militer Uganda, Jenderal Muhoozi Kainerugaba, berjanji akan mengerahkan 100.000 tentara untuk membela Israel dan 500.000 pemuda haus perang untuk merebut Teheran. Foto/via Roya News
KAMPALA - Kepala militer Uganda, Jenderal Muhoozi Kainerugaba, sekali lagi mengumbar janji untuk membela Israel dalam perang melawan Iran. Kali ini, dia berjanji akan mengerahkan 100.000 tentara untuk membela Zionis Israel dan 500.000 pemuda haus perang untuk merebut Teheran.
Dalam unggahan pertama di X pada hari Sabtu, Jenderal Kainerugaba menulis di akun pribadinya yang terverifikasi; @mkainerugaba: “Saya siap mengerahkan 100.000 tentara Uganda di Israel. Di bawah komando saya. Untuk melindungi Tanah Suci. Tanah Yesus Kristus, Tuhan kita!”
Baca Juga: Pro-Zionis, Jenderal Tertinggi Uganda Sesumbar Gabung Perang Jika Israel Dikalahkan Iran
Beberapa jam kemudian, jenderal itu menulis klaim yang lebih provokatif, yakni mengerahkan banyak pemuda untuk merebut Teheran. “Saya memiliki sekitar 500.000 pemuda yang haus perang. Yang mereka inginkan hanyalah uang. Mereka akan menelan Teheran secara cuma-cuma," tulis Kainerugaba, seperti dikutip dari Roya News, Minggu (12/4/2026).
Sebelumnya, pada Maret lalu, Kainerugaba secara terbuka memihak Zionis Israel dalam perang melawan Iran. Dia bahkan sesumbar negaranya akan bergabung dalam perang jika Zionis dikalahkan oleh Teheran.
"Kami ingin perang di Timur Tengah berakhir sekarang. Dunia sudah lelah dengan itu," tulisnya di X saat itu. "Tetapi setiap pembicaraan tentang menghancurkan atau mengalahkan Israel akan membawa kami ke dalam perang. Di pihak Israel!" lanjut jenderal tertinggi Uganda tersebut.
Meskipun kepala militer tersebut menyatakan bahwa pandangannya yang diungkapkan di platform media sosial tidak selalu mencerminkan pandangan negara, para analis sering menafsirkan komentar tersebut sebagai sinyal kebijakan pemerintah Uganda. Terlebih, dia adalah putra Presiden Uganda Yoweri Museveni
Dalam hal ini, sikap Kainerugaba terhadap perang AS-Israel melawan Iran tampak tegas. "Jika Israel membutuhkan bantuan, mereka hanya perlu meminta. Saudara-saudara mereka di Uganda siap membantu," katanya.


















































