Menhan Pakistan Berharap yang Menciptakan Negara Israel Terbakar di Neraka, Zionis Murka

5 hours ago 2

loading...

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif (kiri) berharap orang-orang yang menciptakan negara Israel terbakar di neraka. Rezim Zionis merespons marah atas pernyataan Asif. Foto/NDTV

TEL AVIV - Dalam eskalasi yang tajam dan belum pernah terjadi sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Pakistan Khawaja Asif menyebut Israel "jahat" dan "kutukan bagi umat manusia" karena menyerang Lebanon di tengah gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran. Pernyataan tersebut memicu kemarahan rezim Zionis, termasuk dari Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Dalam sebuah unggahan di X pada hari Kamis, Asif menyatakan: "Sementara perundingan perdamaian sedang berlangsung di Islamabad, genosida sedang dilakukan di Lebanon."

Baca Juga: Usai Bantai 303 Orang, Netanyahu Perintahkan Israel Negosiasi dengan Lebanon

"Warga sipil tak berdosa dibunuh oleh Israel, pertama Gaza, kemudian Iran, dan sekarang Lebanon, pertumpahan darah terus berlanjut tanpa henti," lanjut dia.

"Saya berharap dan berdoa agar orang-orang yang menciptakan negara kanker ini di tanah Palestina untuk menyingkirkan orang Yahudi Eropa terbakar di neraka," imbuh Asif.

Rezim Zionis Murka

Netanyahu merespons marah, dengan mengatakan bahwa seruan Menhan Pakistan untuk pemusnahan Israel adalah "keterlaluan".

"Ini bukan pernyataan yang dapat ditoleransi dari pemerintah mana pun, terutama dari pemerintah yang mengeklaim sebagai penengah netral untuk perdamaian," demikian unggahan kantor Netanyahu di X.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar juga secara terbuka mengecam kepemimpinan Pakistan, menandai konfrontasi diplomatik langsung yang jarang terjadi antara dua negara yang tidak memiliki hubungan formal.

Sa'ar mengutuk apa yang digambarkannya sebagai "fitnah darah anti-Semit yang terang-terangan" dan memperingatkan bahwa menyebut Israel sebagai "kanker" secara efektif menyerukan penghancurannya.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |