Penggeledahan Kasus CSR Walkot Madiun, Rumah Kadiskominfo Kena Sasar

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara maraton melakukan penggeledahan di Kota Madiun, Jawa Timur, pada pekan ini.

Upaya paksa itu dilakukan untuk mencari barang bukti tambahan terkait penanganan kasus dugaan pemerasan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

"Benar, pekan ini penyidik melakukan giat penggeledahan secara maraton di sejumlah lokasi di wilayah Kota Madiun," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Rabu (8/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penggeledahan pertama dilakukan pada Senin, 6 April 2024, di rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun. Keesokan harinya, KPK menggeledah rumah milik dua orang pihak swasta.

"Dalam geledah tersebut, penyidik mengamankan sejumlah Barang Bukti Elektronik (BBE) dan dokumen yang diduga terkait dengan perkaranya, yakni dugaan TPK pemerasan dengan modus fee proyek dan dana CSR serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun," kata Budi.

KPK sudah memproses hukum tiga orang tersangka dalam kasus tersebut.

Terdiri dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi; orang kepercayaan Maidi yang bernama Rochim Ruhdiyanto; dan Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah.

Para tersangka sudah dilakukan penahanan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasus yang menyeret Maidi dan kawan-kawan ini dibongkar KPK lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Januari 2026.

KPK menemukan dan menyita barang bukti uang tunai sejumlah Rp550 juta dalam operasi senyap tersebut.

Dari OTT itu pula KPK menemukan dugaan korupsi berupa permintaan fee penerbitan perizinan di lingkungan Pemerintah Kota Madiun kepada pelaku usaha seperti hotel, minimarket, hingga waralaba.

Dalam proses penyidikan berjalan, KPK sudah menggeledah banyak tempat. Di antaranya rumah pribadi Maidi, rumah pribadi Thariq, Kantor Wali Kota, serta sejumlah kantor dinas di Kota Madiun.

Banyak barang bukti diduga terkait perkara seperti dokumen hingga uang tunai berhasil disita.

(ryn/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |